Penerapan SDG 4 melalui Pembelajaran Bahasa Inggris Berbasis Game Bertema Stationery di MTs Negeri 6 Bantul

Kegiatan Praktik Kependidikan (PK) berupa pembelajaran Bahasa Inggris dengan topik Bab 4 Stating Things Around Us — mendeskripsikan alat tulis (stationery) dilaksanakan pada Kamis, 10 September 2026 di kelas VII MTs Negeri 6 Bantul. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Imam Uut Saputra, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), dalam rangka pelaksanaan Praktik Kependidikan dengan sasaran peserta didik kelas 7C selama satu pertemuan (2 x 40 menit). Kegiatan pembelajaran ini memiliki keterkaitan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas (Quality Education). Melalui pembelajaran berbasis permainan (game-based learning) yang dipadukan dengan pendekatan berbasis genre (Genre-Based Approach), peserta didik tidak hanya diarahkan untuk memahami kosakata dan struktur kalimat deskriptif, tetapi juga diberikan kesempatan untuk menggunakan bahasa Inggris secara lisan dan tertulis dalam mendeskripsikan benda-benda di sekitar mereka.

Kegiatan pembelajaran diawali dengan apersepsi berupa Mystery Box berisi alat tulis. Guru bertanya, "What is inside the box? Can you guess?" untuk memantik rasa ingin tahu peserta didik, dilanjutkan dengan permainan ice breaking Simon Says yang memanfaatkan nama-nama benda di kelas. Pada tahap Building Knowledge of the Field, peserta didik bermain Riddle Time, yaitu menebak nama benda berdasarkan petunjuk warna, bentuk, bahan, dan fungsi yang dibacakan guru secara bertahap, sekaligus mengenal kosakata inti seperti color, shape, size, material, function, dan location. Pada tahap Modelling of the Text, peserta didik membaca dan menganalisis contoh teks deskripsi benda bersama guru, meliputi struktur teks (pengenalan benda, ciri fisik, bahan, fungsi, dan letak benda) serta unsur kebahasaan seperti this/that/these/those, to be (is/are), kata sifat, dan preposisi tempat.

Pada tahap Joint Construction of the Text, peserta didik bekerja dalam kelompok kecil melalui permainan Mystery Bag Challenge. Satu peserta didik meraba benda di dalam kantong misteri tanpa melihat, lalu mendeskripsikan warna, bentuk, bahan, dan fungsi benda tersebut menggunakan kalimat rumpang, sementara anggota kelompok lain menebak nama benda tersebut secara bergantian. Kegiatan ditutup pada tahap Independent Construction of the Text. Setiap peserta didik secara mandiri membuat Description Card tentang alat tulis kesukaannya lengkap dengan gambar atau hiasan sederhana, kemudian mempresentasikannya melalui permainan Gallery Walk Bingo, yaitu berkeliling kelas membacakan deskripsi bendanya kepada teman, sementara teman menebak dan mencentang kotak bingo bila tebakan benar. Di sepanjang kegiatan, guru juga menyisipkan penguatan nilai Cinta Lingkungan berupa adab merawat dan tidak boros dalam menggunakan alat tulis sebagai wujud rasa syukur atas fasilitas belajar yang dimiliki.

Pelaksanaan kegiatan ini menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap SDG 4 karena pembelajaran dirancang secara aktif, kontekstual, dan bermakna bagi peserta didik usia sekolah menengah pertama. Rangkaian permainan edukatif seperti Riddle Time, Mystery Bag Challenge, dan Gallery Walk Bingo memberikan manfaat ganda: di satu sisi, peserta didik berlatih kosakata dan struktur kalimat bahasa Inggris untuk mendeskripsikan benda secara lisan maupun tertulis. Di sisi lain, mereka juga mengembangkan kemampuan kolaborasi dan komunikasi saat bekerja dan bermain dalam kelompok. Kegiatan ini juga memberikan variasi dalam pembelajaran bahasa Inggris yang tidak hanya berfokus pada hafalan kosakata, tetapi juga mengajak peserta didik untuk aktif berbicara, mendengarkan, dan berinteraksi dengan teman sekelas. Bagi peserta didik, kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus melatih kepercayaan diri dalam berbicara di depan teman-temannya. Bagi sekolah, kegiatan ini dapat menjadi salah satu bentuk variasi pembelajaran yang mendukung pengembangan keterampilan berbahasa, kerja sama, dan sikap menghargai fasilitas belajar sejak tingkat sekolah menengah pertama. Bagi masyarakat luas, kegiatan ini merupakan salah satu kontribusi mahasiswa UNY dalam mendukung pendidikan berkualitas melalui pembelajaran yang inovatif dan bermakna.

Melalui kegiatan Praktik Kependidikan ini, pembelajaran Bahasa Inggris bertema stating things around us yang dikemas melalui rangkaian permainan edukatif dapat dikembangkan sebagai salah satu alternatif kegiatan yang memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk lebih aktif menggunakan Bahasa Inggris dalam proses pembelajaran. Kegiatan serupa dapat diterapkan kembali dengan menggunakan berbagai benda lain yang dekat dengan kehidupan peserta didik dan disesuaikan dengan materi pembelajaran, seperti benda-benda di rumah, di sekolah, atau di lingkungan sekitar. Pengembangan kegiatan juga dapat dilakukan melalui variasi permainan bahasa, penguatan nilai karakter seperti sikap bersyukur dan kepatuhan dalam merawat fasilitas belajar, serta pemberian kesempatan yang seimbang bagi seluruh peserta didik untuk berbicara. Dengan adanya kegiatan pembelajaran yang kontekstual, kolaboratif, dan melibatkan peserta didik secara langsung, diharapkan pembelajaran bahasa Inggris dapat terus memberikan pengalaman belajar yang bermakna sekaligus mendukung pengembangan keterampilan berbahasa yang dibutuhkan peserta didik sebagai bagian dari upaya mendukung SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas.

Kontributor: Imam Uut Saputra