Satu-Satunya dari Prodi Pendidikan Bahasa Inggris: Mahasiswa UNY Mengajar Lintas Jenjang di Sekolah Indonesia Bangkok

Bangkok, Thailand — Dalam rangka mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 4 tentang Pendidikan Berkualitas, Tsaqiva Hana Ramadhany Ash Sodiq, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya (FBSB), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), melaksanakan Praktik Kependidikan (PK) di Sekolah Indonesia Bangkok (SIB) pada 31 Juli–26 Agustus 2026. Istimewanya, ia merupakan satu-satunya mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris yang lolos seleksi skema PK Internasional ke Thailand pada periode ini, sebuah pencapaian yang membuka kesempatan langka untuk merasakan langsung dinamika mengajar di sekolah Indonesia di luar negeri.

Sebagai sekolah di bawah naungan KBRI Bangkok yang menaungi peserta didik dari jenjang TK hingga SMA, keterbatasan jumlah tenaga pendidik di SIB menuntut fleksibilitas yang tinggi, termasuk bagi mahasiswa PK yang terlibat. Kondisi inilah yang membuka ruang bagi mahasiswa untuk mengajar lintas jenjang, sesuatu yang jarang ditemui dalam praktik mengajar di sekolah pada umumnya di Indonesia.

Selama PK, Tsaqiva mengampu pembelajaran Bahasa Inggris di hampir seluruh jenjang SIB, mulai dari kelas I, VI, VII, VIII, IX, X, XI, hingga kelas XII, dengan total 62 peserta didik dan alokasi sekitar 19 jam pelajaran per minggu. Materi yang diajarkan pun beragam sesuai jenjang, mulai dari Greeting dan Classroom Things di kelas I, Narrative Text di kelas VI, Descriptive Text di kelas VII, Recount Text di kelas VIII, Passive Voice dan Report Text di kelas IX, Analytical Exposition Text di kelas X, Argumentative Text di kelas XI, hingga Factual Narrative di kelas XII.

Pengalaman ini menjadi istimewa karena meskipun konsentrasi keilmuan yang ditekuni Tsaqiva adalah English Language Teaching (ELT), ia justru memperoleh kesempatan mempraktikkan langsung Teaching English to Young Learners (TEYL) melalui pembelajaran di kelas I dan VI SD serta pendampingan di jenjang TK A dan TK B. Ia dituntut menyesuaikan cara mengajar dengan karakteristik pembelajar usia muda melalui media visual dan permainan edukatif, berbeda dengan pendekatan ELT yang lebih diskusif dan biasa diterapkan pada peserta didik SMP dan SMA. Selain Bahasa Inggris, Tsaqiva juga sempat membantu mengajar Bahasa Indonesia di kelas VI dan IX, memperkaya pengalamannya dalam mengelola pembelajaran di luar bidang keahlian utamanya. 

Di luar kegiatan mengajar, Tsaqiva turut mendampingi kegiatan kokurikuler yang mengangkat topik ‘The 7 Habits of Highly Effective People’ bagi peserta didik kelas V dan VI, mendampingi latihan ekstrakurikuler Paskibra dan paduan suara untuk upacara HUT RI ke-81, melatih tari Ondel-Ondel bersama peserta didik kelas II dan III SD, serta membantu menyambut tamu undangan dalam Resepsi Diplomatik Indonesia–Thailand pada 20 Agustus 2026.

Rangkaian pengalaman ini menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris UNY dalam mendukung SDGs nomor 4 tentang Pendidikan Berkualitas, khususnya dalam menjamin akses pendidikan yang inklusif dan bermutu bagi anak-anak Indonesia yang tinggal di luar negeri, sekaligus memperkuat identitas dan budaya Indonesia di kancah internasional.

Kontributor: Tsaqiva Hana Ramadhany Ash Sodiq