“Finding Our Way: Exploring School in English” Integrasi Teknologi dalam Pembelajaran Bahasa Inggris melalui Kegiatan English Club SMA Negeri 1 Cangkringan oleh Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris PK UNY 2026

Sleman, D. I. Yogyakarta – Bahasa Inggris merupakan salah satu bahasa internasional yang dapat digunakan untuk berkomunikasi di kancah global. Sejalan dengan pentingnya penggunaan bahasa Inggris, SMA Negeri 1 Cangkringan memiliki ekstrakurikuler bernama English Club yang menjadi sarana untuk mengembangkan kemampuan bahasa Inggris, dan rutin diadakan setiap hari Rabu di perpustakaan sekolah atau Ganesa Pustaka, yang tahun ini memiliki total 28 siswa, gabungan dari siswa kelas X dan XI, dengan didampingi Ibu Pettrylia Pujaningrum, S.Pd., selaku salah satu guru bahasa Inggris di SMA Negeri 1 Cangkringan.

Kegiatan English Club tidak hanya memberikan teori yang berhubungan dengan bahasa Inggris, seperti grammar dan berbagai jenis teks, tetapi juga membutuhkan kegiatan yang aktif dan inovatif. Selain itu, siswa juga perlu mendapatkan pengalaman menggunakan bahasa Inggris dalam situasi nyata dan kontekstual. Melihat adanya kebutuhan tersebut, mahasiswa melaksanakan kegiatan “Finding Our Way: Exploring School in English” yang mengajak siswa untuk mengeksplorasi lingkungan sekolah sekaligus mempraktikkan ekspresi giving directions dan describing places dalam bahasa Inggris yang telah dipelajari sebelumnya.

Dalam pelaksanaannya, 28 siswa dibagi ke dalam tujuh kelompok yang beranggotakan empat siswa berdasarkan hasil spin wheel. Setiap kelompok mendapatkan tiga tempat di lingkungan sekolah yang telah dipersiapkan oleh mahasiswa. Satu orang siswa menjadi penunjuk arah menuju tempat yang sudah ditentukan, yang semuanya dimulai dari lobi pintu depan, dan tiga siswa lainnya bertugas mendeskripsikan masing-masing tempat tersebut. Setiap kelompok wajib merekam, mengedit, dan mengunggah hasilnya melalui Google Drive.

Tujuan dari kegiatan ini antara lain untuk meningkatkan kemampuan speaking siswa dengan menunjukkan arah serta mendeskripsikan tempat secara lisan. Selain itu, melatih kepercayaan diri serta komunikasi siswa dalam berbahasa Inggris, khususnya saat di depan kamera. Kegiatan ini juga memanfaatkan teknologi selama proses perekaman, penyuntingan, hingga pengumpulan hasil karya, sehingga memberikan pengalaman kepada siswa untuk menggunakan teknologi digital sebagai bagian dari pembelajaran bahasa Inggris. Kemudian, kegiatan ini turut berkontribusi terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Quality Education (Pendidikan Berkualitas) yang diwujudkan melalui pembelajaran yang aktif dan kontekstual serta mengintegrasikan teknologi.

“Menurut saya, kegiatan yang menggunakan teknologi untuk mengenali lingkungan sekitar dapat menjadi salah satu cara untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, khususnya bahasa Inggris, karena pembelajaran tidak hanya bersifat teoretis, tetapi juga diaplikasikan secara langsung dalam kegiatan yang kontekstual. Pemanfaatan teknologi tersebut juga membuat pembelajaran menjadi lebih engaging serta dapat meningkatkan minat siswa dalam belajar bahasa Inggris,” ujar Amalia Salsabila Solikha selaku mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris PK UNY 2026.

Adapun luaran dari kegiatan ini berupa video berbahasa Inggris yang berisi directions serta descriptions of places di sekitar sekolah, seperti aula, lapangan, berbagai lab untuk pembelajaran, dan masih banyak tempat lainnya. Kegiatan ini memberikan dampak kepada siswa, di antaranya siswa menjadi lebih percaya diri berbicara bahasa Inggris, mampu menggunakan expressions yang tepat untuk memberi arah serta mendeskripsikan tempat, dan yang paling utama, siswa memperoleh pengalaman menggunakan teknologi secara kreatif untuk belajar bahasa Inggris sehingga dapat menghasilkan produk pembelajaran berupa video.

Kontributor: Amalia Salsabila Solikha