Bahasa Indonesia
English
You are here
Mahasiswa PK UNY Turut Mendampingi Kegiatan Keputrian sebagai Upaya Pembiasaan Membaca Al-Qur’an di SMA Negeri 1 Minggir
Submitted by admin on Fri, 2026-09-25 14:17
Setiap hari Jumat, bersamaan dengan waktu pelaksanaan salat Jumat bagi siswa putra, SMA Negeri 1 Minggir menyelenggarakan kegiatan keputrian yang diikuti oleh seluruh siswi. Kegiatan yang berlangsung selama kurang lebih 30 menit ini dipandu oleh anggota ROHIS dan didampingi oleh Guru Pendidikan Agama Islam (PAI), Ibu Badriyah, serta mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Agenda utama kegiatan adalah membaca Al-Qur’an, khususnya surat-surat dalam Juz 30. Kehadiran siswi dicatat dan dipantau secara rutin melalui daftar hadir sebagai bagian dari pembiasaan disiplin dan konsistensi. Kegiatan keputrian menjadi salah satu bentuk pembinaan peserta didik yang turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs poin ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas.
Menurut Ibu Badriyah, kegiatan keputrian diadakan sebagai bentuk pembiasaan karakter dan amal positif bagi siswi, sekaligus untuk menambah wawasan dan keterampilan, khususnya dalam membaca Al-Qur’an. Hal tersebut dilatarbelakangi oleh masih adanya beberapa siswi yang belum lancar membaca Al-Qur’an. “Tujuannya agar siswi terbiasa berinteraksi dengan Al-Qur’an, menumbuhkan rasa cinta terhadap Al-Qur’an, serta termotivasi untuk terus memperbaiki kemampuan membacanya,” ujar Ibu Badriyah. Dalam pelaksanaannya, anggota ROHIS berperan sebagai pemandu kegiatan, Guru PAI memberikan pendampingan dan pembinaan keagamaan, sementara mahasiswa PK UNY turut mendampingi dan mengawasi siswi, termasuk membantu mengecek kehadiran peserta selama kegiatan berlangsung.
Pelaksanaan kegiatan keputrian memberikan sejumlah manfaat bagi siswi. Siswi menjadi terbiasa membaca surat-surat dalam Juz 30 sehingga beberapa di antaranya mulai menghafalkan surat yang dibaca. Selain itu, kegiatan ini mulai tumbuh menjadi kebiasaan positif yang dinantikan oleh siswi. Hal tersebut terlihat ketika kegiatan sempat diliburkan, sejumlah siswi justru menanyakan alasan kegiatan keputrian tidak dilaksanakan. Pembiasaan tersebut juga diarahkan untuk menumbuhkan nilai religius, disiplin, konsistensi, kesabaran, serta semangat untuk terus belajar dan memperbaiki kemampuan membaca Al-Qur’an. Dalam konteks SDGs, kegiatan ini selaras dengan SDGs poin ke-4 karena memberikan kesempatan belajar yang mendukung peningkatan kemampuan peserta didik sekaligus pembentukan karakter melalui pembiasaan yang dilakukan secara rutin. Secara khusus, kegiatan ini dapat dikaitkan dengan upaya peningkatan kemampuan literasi peserta didik dan pengembangan pengetahuan serta keterampilan melalui pendidikan.
Ke depan, Ibu Badriyah berharap kegiatan keputrian dapat terus berjalan dan melahirkan kader-kader mentor baru dari kalangan siswi sendiri sehingga keberlanjutan kegiatan dapat terjaga. Kebiasaan positif yang diperoleh melalui kegiatan ini juga diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, keberlanjutan kegiatan diharapkan didukung oleh komitmen dan sinergi berbagai pihak di sekolah, termasuk guru-guru lain yang dapat turut mendampingi dan memberikan materi dalam kegiatan keputrian.
Penulis: Adinda Wardatul Jannah (Pendidikan Bahasa Inggris, UNY)
#SDGs 4#
Kontak Kami
Copyright © 2026,