Bahasa Indonesia
English
You are here
Menghidupkan Permainan Peran Berwawasan SDGs dalam Bahasa Inggris di SMA Negeri 2 Yogyakarta
Submitted by admin on Fri, 2026-09-18 15:09
Yogyakarta, 8 September 2026 - Dalam rangka pelaksanaan Praktik Kependidikan (PK) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Rajwa Tahani, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris UNY, menyelenggarakan kegiatan unjuk kerja (final performance) berupa role play pada materi Narrative Text berwawasan Sustainable Development Goals (SDGs). Kegiatan pembelajaran kreatif ini dilaksanakan sepanjang bulan Agustus hingga September 2026 di ruang-ruang kelas 12 SMA Negeri 2 Yogyakarta dengan sasaran seluruh siswa kelas 12. Integrasi nilai-nilai SDGs dalam pementasan bermain peran ini berkontribusi langsung pada pencapaian SDGs poin 4 (Quality Education), SDGs 3 (Good Health and Well-Being), serta SDGs 5 (Gender Equality) melalui metode pembelajaran yang interaktif dan kontekstual.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi berbahasa Inggris siswa sekaligus membangun keterampilan abad ke-21 melalui pendekatan edutainment (edukasi hiburan). Di bawah bimbingan dan arahan guru pamong Bahasa Inggris, Ibu Sri Lestari, S.Pd., proses pementasan diawali dengan pembagian kelas menjadi 6 kelompok. Setiap kelompok diberikan pilihan untuk mengkreasi dan mementaskan salah satu dari tiga pilihan cerita naratif yang disiapkan, salah satunya adalah adaptasi film komedi-horor populer “Kang Mak from Pee Mak”. Dalam prosesnya, siswa terlibat aktif dalam menyusun kerangka cerita (story outline), menulis naskah, merancang properti, hingga mengolah tata panggung secara kolaboratif.
Melalui pementasan bermain peran ini, siswa tidak hanya berhasil mengasah kemampuan speaking, pronunciation, dan ekspresi berbahasa Inggris secara alami, tetapi juga merasakan dampak positif terhadap karakter dan wawasan sosial mereka. Penggunaan metode role play ini terbukti efektif mendukung SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas) dengan mengasah keterampilan 4C (Critical Thingking, Creativity, Collaboration, Communication). Selain itu, analisis karakter cerita “Kang Mak” memberikan kontribusi pada SDGs 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) dengan melatih pemahaman empati, support system, dan pengelolaan emosi. Diskusi naskah juga mendukung SDGs 5 (Kesetaraan Gender) melalui pembedahan peran gender dan sikap saling menghormati.
Ibu Sri Lestari, S.Pd., bersama pihak sekolah mengapresiasi antusiasme serta keaktifan para siswa dalam mengkreasikan cerita naratif ini. Harapannya, inovasi pembelajaran bahasa asing yang menyenangkan, kontekstual, dan berwawasan global ini dapat terus diterapkan secara berkelanjutan untuk mencetak generasi muda yang berkarakter, berdaya saing, dan berwawasan lingkungan sosial.
Kontributor: Rajwa Tahani
Kontak Kami
Copyright © 2026,