Bahasa Indonesia
English
You are here
Mahasiswa PK Pendidikan Bahasa Inggris UNY Ajak Siswa Kelas VII SMP Negeri 7 Yogyakarta Terapkan “Green Lifestyle”
Submitted by admin on Fri, 2026-09-18 14:47
Yogyakarta, 17 September 2026 — Mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) UNY 2026 Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris melaksanakan kegiatan pembelajaran bertema “Green Lifestyle Campaign” bersama siswa kelas VII SMP Negeri 7 Yogyakarta. Kegiatan ini mengintegrasikan pembelajaran Bahasa Inggris dengan edukasi mengenai kepedulian terhadap lingkungan melalui pengenalan vocabulary dan kebiasaan sederhana yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), terutama dalam konteks SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab serta SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim.
Dalam kegiatan pembelajaran, mahasiswa memperkenalkan berbagai kosakata Bahasa Inggris yang berkaitan dengan gaya hidup ramah lingkungan, seperti recycle, reuse, reduce, green transportation, reusable items, litter, dan volunteering. Setelah memahami kosakata dan maknanya, siswa diajak mengenal berbagai tindakan sederhana yang dapat dilakukan untuk menjaga lingkungan. Siswa kemudian dibagi menjadi beberapa kelompok dan diminta untuk memilih salah satu subtema ‘Green Lifestyle Campaign’ yang sudah disediakan oleh mahasiswa PK. Tema yang diberikan menyangkut penggunaan Green Transportation, Go paperless, Use Grocery Bags, Recycle Plastic, Compost Leftover Foods, Fix Water Leaks, Volunteer for the Environment, Try Gardening, Bring Your Own Tumbler, dan Pick Up Litter. Sebagai tugas pembelajaran, siswa menuangkan ide dan pesan kampanye tersebut dalam bentuk poster secara digital atau online, sebagai salah satu bentuk penerapan prinsip paperless.
Pembelajaran tersebut sejalan dengan kondisi lingkungan di SMP Negeri 7 Yogyakarta yang telah menerapkan sejumlah kebiasaan ramah lingkungan dalam kehidupan sekolah. Kantin sekolah SMP N 7 Yogyakarta hanya menyediakan alat makan yang dapat digunakan kembali (reusable). Selain itu, siswa juga diajak untuk melakukan recycle botol plastik dan menggunakan tumbler untuk kebutuhan minum sehari-hari. Setiap kelas juga disediakan dispenser atau refill air agar siswa tidak perlu membeli botol plastik berulang kali. Selain itu, terdapat aturan yang melarang siswa membawa plastik ke lingkungan sekolah sebagai bagian dari upaya mengurangi sampah plastik. Kebiasaan tersebut memberikan konteks nyata bagi siswa untuk memahami bahwa kepedulian terhadap lingkungan tidak hanya dipelajari melalui materi pembelajaran, tetapi juga dapat diterapkan melalui tindakan sehari-hari.
Melalui kegiatan ‘Green Lifestyle Campaign’, siswa tidak hanya memperoleh tambahan kosakata Bahasa Inggris, tetapi juga diajak untuk mengenali hubungan antara kebiasaan konsumsi sehari-hari dengan kelestarian lingkungan. Penggunaan media digital dalam tugas turut mendukung pengurangan penggunaan kertas, sementara pembahasan mengenai reuse, recycle, dan pengurangan plastik memperkuat kesadaran siswa terhadap konsumsi yang lebih bertanggung jawab. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong siswa untuk mempertahankan kebiasaan ramah lingkungan di sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus mendukung upaya pencapaian SDG 12 dan SDG 13 melalui pendidikan dan pembiasaan sejak usia sekolah.
Kontributor: Yumnaa Kautsar Fauziyyah
Kontak Kami
Copyright © 2026,