Inovasi Pembelajaran Bahasa Inggris Berbasis SDGs: Mahasiswa PK Terapkan Metode Interaktif demi Wujudkan Pendidikan Berkualitas

Mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris sukses menyelenggarakan kegiatan pembelajaran bahasa Inggris inovatif bernuansa interaktif bagi siswa kelas X SMA Negeri 1 Yogyakarta pada Rabu (15/9/2025). Praktik Kependidikan yang dilaksanakan dari tanggal 20 Juli hingga 25 September tersebut ditujukan untuk meningkatkan keterampilan berkomunikasi peserta didik sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-4, yaitu Pendidikan Berkualitas (Quality Education). Melalui program ini, mahasiswa mengintegrasikan pendekatan pembelajaran modern untuk menciptakan ruang kelas yang inklusif, partisipatif, dan menyenangkan.

Pembelajaran dirancang menggunakan metode Communicative Language Teaching (CLT) yang dipadukan dengan media digital interaktif berupa kuis edukatif dan simulasi diskusi kelompok berbasis studi kasus global issues. Sebelum masuk ke inti materi, peserta didik diajak memahami konteks isu lingkungan global melalui teks dan naskah percakapan berbahasa Inggris. Selama proses pelaksanaan, peserta didik secara aktif mengutarakan ide serta pandangan mereka menggunakan bahasa Inggris. Kegiatan ini berlangsung lancar berkat bimbingan langsung dari dosen pembimbing lapangan, guru pamong bahasa Inggris, serta partisipasi aktif dari seluruh siswa.

Proses pembelajaran interaktif (16/09/2026)

Penerapan metode interaktif ini memberikan dampak positif yang signifikan terhadap kualitas pembelajaran di sekolah mitra. Selain meningkatkan kepercayaan diri dan kelancaran (fluency) siswa dalam berbicara bahasa Inggris, kegiatan ini juga mengasah keterampilan berpikir kritis (critical thinking) serta kerja sama tim. Secara langsung, program PK ini berkontribusi nyata pada pencapaian SDGs Tujuan 4 dengan memperluas akses siswa terhadap pengalaman belajar yang bermakna, berpusat pada peserta didik, serta relevan dengan kebutuhan abad ke-21.

Melalui keberhasilan program ini, diharapkan model pembelajaran interaktif berbasis SDGs dapat terus diterapkan dan dikembangkan oleh pihak sekolah sebagai strategi pembelajaran berkelanjutan. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pijakan awal bagi mahasiswa PK untuk terus melahirkan inovasi pedagogis yang mampu mentransformasi mutu pendidikan di Indonesia.

Kontributor: Griselda Vania Brillianty