Pembelajaran Personal Letter melalui “Time Capsule” Digital, Dorong Refleksi Diri dan Literasi Digital Siswa SMAN 2 Klaten

Klaten, 18 Agustus 2026, Mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Universitas Negeri Yogyakarta melaksanakan pembelajaran Bahasa Inggris di kelas XI I SMAN 2 Klaten melalui kegiatan Personal Letter: Time Capsule. Kegiatan ini mengintegrasikan pembelajaran keterampilan menulis dengan pemanfaatan teknologi digital dan kegiatan refleksi diri. Melalui kegiatan tersebut, peserta didik tidak hanya belajar menyusun Personal Letter dalam Bahasa Inggris, tetapi juga diajak mengenali kondisi diri, mengungkapkan harapan, serta membayangkan kehidupan mereka di masa depan. Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education), SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure), dan SDG 3 (Good Health and Well-being).

Kegiatan diawali dengan pembahasan mengenai struktur, tujuan komunikatif, dan unsur kebahasaan dalam Personal Letter. Setelah memahami materi, peserta didik diarahkan untuk membuat sebuah “surat masa depan” yang ditujukan kepada diri mereka sendiri. Berbeda dari surat pada umumnya, surat tersebut dibuat menggunakan platform digital EmailtoFuture dan dijadwalkan untuk diterima kembali oleh penulis pada waktu yang telah ditentukan di masa mendatang. Peserta didik kemudian menuliskan berbagai pertanyaan, harapan, dan target pribadi, seperti apakah mereka telah diterima di universitas impian, apa yang sedang mereka lakukan di masa depan, cita-cita apa yang telah tercapai, dan bagaimana kehidupan mereka nantinya. Penggunaan platform digital memberikan pengalaman belajar yang berbeda dan mendorong peserta didik untuk memanfaatkan teknologi secara kreatif dalam proses pembelajaran. Mahasiswa PK mendampingi peserta didik dalam mengembangkan ide, menyusun tulisan dalam Bahasa Inggris, serta menggunakan platform digital tersebut.

Kegiatan Time Capsule memberikan dampak positif karena pembelajaran Bahasa Inggris menjadi lebih kontekstual dan dekat dengan kehidupan peserta didik. Dari sisi pendidikan, kegiatan ini mendukung SDG 4 melalui pembelajaran yang aktif, kreatif, dan bermakna. Pemanfaatan EmailtoFuture juga mendukung SDG 9 dengan memperkenalkan penggunaan teknologi digital sebagai bagian dari inovasi pembelajaran. Sementara itu, proses menulis kepada diri sendiri di masa depan memberikan ruang bagi peserta didik untuk melakukan refleksi, mengenali perasaan dan harapan, serta menyadari perkembangan diri mereka, yang selaras dengan upaya mendukung kesejahteraan dan self-awareness sebagai bagian dari SDG 3.

Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta didik dapat melihat pembelajaran Bahasa Inggris tidak hanya sebagai kegiatan akademik, tetapi juga sebagai sarana untuk mengenal diri dan merencanakan masa depan. Pesan yang mereka kirimkan hari ini diharapkan dapat menjadi pengingat ketika diterima kembali di masa mendatang, sehingga mereka dapat melihat kembali perjalanan, perkembangan, dan impian yang pernah mereka miliki.

Kontributor: Eko Wardoyo